Pesan Admin: Bila anda ingin mengcopy tolong sertakan alamat ini.terimakasih atas partisipasinya ahmad rifki and friends: Sejarah Liverpool
Melbusit Team siap membantu apa yang anda inginkan

Kamis, 24 Maret 2011

Sejarah Liverpool

Sejarah Liverpool
Salah satu klub tersukses di Inggris Raya. Didirikan pada 1892 akibat perseteruan John Holding dengan Everton FC, Liverpool menjelma kekuatan serius di kompetisi sepakbola Inggris. Klub sempat diberi nama Everton FC and Athletic Grounds, Ltd., atau diringkas Everton Athletic, namun FA menolak mengakui dua tim bernama Everton. Houlding pun akhirnya memilih nama Liverpool FC.

Tak butuh lama bagi Liverpool untuk mencicipi gelar di liga. Pada 1900/01, Liverpool sukses menjuarai Divisi Satu dan mengulanginya lagi lima tahun kemudian. Final Piala FA pertama dilakukan pada 1914, meski mereka dikalahkan Burnley 1-0. Liverpool sempat terseok-seok sebelum Bill Shankly datang sebagai manajer pada 1959. Shankly membenahi tim secara besar-besaran dan menggunakan sebuah ruangan bernama The Boot Room untuk menggelar rapat pelatih.

Kejayaan Liverpool bersama Shankly dilanjutkan Bob Paisley, yang antara lain sukses membawa Reds merengkuh trofi Eropa pertama. Pada 1972/73, Liverpool menyabet Piala UEFA dan menyusul Piala Champions empat tahun berikutnya. Periode keemasan Liverpool pun dimulai. Sayangnya, catatan keemasan itu sedikit ternoda oleh insiden Heysel dan Hillsborough pada 1980-an. Kedua insiden mengerikan tersebut memakan korban nyawa penonton sepakbola dan masih terus dikenang hingga saat ini. Kali terakhir Liverpool menjuarai liga adalah musim 1989/90 dan sudah terlalu lama mereka menunggu untuk mencicipi sukses pertama di era Liga Primer.

Posisi Akhir Musim 2008/09: Ke-2

Market Value: €306.800.000

Tahun Pertama Masuk Divisi Teratas: 1894/95

Jumlah Musim Di Divisi Teratas: 95

Nama Stadion: Anfield (45.362 penonton)

Tiga Pemain Bintang:
Steven Gerrard
Inspirasi sang kapten tak tergantikan. Liverpool kerap kebingungan memecah pertahanan lawan ketika Gerrard tidak bermain. Di satu sisi, ketergantungan ini menimbulkan efek negatif. Apapun, kehadiran Gerrard bagi Liverpool sudah menjadi setengah kekuatan klub Merseyside Merah.

Fernando Torres
Gol demi gol dari kaki maupun kepala Torres selalu dirindukan fans Anfield. Asal jangan cedera panjang, Torres mampu meraih prestasi lebih baik daripada musim debutnya. Saat baru didatangkan dari Atletico Madrid dua musim lalu, Torres mudah beradaptasi dengan sepakbola Inggris dan sukses memborong 24 gol. Setelah kian lama tinggal di Anfield, seharusnya rekor itu jadi lebih baik musim ini.

Dirk Kuyt
Etos kerja dan determinasi Kuyt adalah teladan bagi rekan-rekan setimnya. Sempat tergeser pasca-kedatangan Torres, Kuyt tidak patah semangat. Buktinya, Rafa Benitez mempercayakan satu posisi di tim inti untuk penyerang internasional Belanda ini, meski bukan posisi favoritnya. Kerja keras Kuyt turut menentukan arah prestasi yang akan diukir Liverpool musim ini.

Prakiraan Susunan Pemain:
(4-4-1-1) Pepe Reina; Glen Johnson, Fabio Aurelio, Jamie Carragher, Martin Skrtel; Javier Mascherano, Lucas Leiva, Albert Riera, Dirk Kuyt; Steven Gerrard, Fernando Torres.

Pemain Lainnya:
Diego Cavalieri (k), Martin Agger (b), Philipp Degen (b) Emiliano Insua (b), Andrea Dossena (b), Alberto Aquilani (m), Youssi Benayoun (m), Nabil el Zhar (m), Jay Spearing (m), Ryan Babel (s), Andrey Voronin (s), David N'Gog (s).

Nama Pelatih:
Rafael Benitez

Kegiatan Transfer: (hingga 14 Agustus 2009)
Masuk: Glen Johnson (dari Portsmouth), Alberto Aquilani (AS Roma), Andrey Voronin (Hertha Berlin).
Keluar: Sami Hyypia (ke Bayer Leverkusen), Godwin Antwi Birago (MKE Ankaragucu), Jermaine Pennant (Real Zaragoza), Miki Roque (Real Betis B), Adam Hammill (Barnsley), Alvaro Arbeloa (Real Madrid), Sebastian Leto (Panathinaikos), Xabi Alonso (Real Madrid), Ryan Flynn (Falkirk).


Prediksi Musim 2009/10:
Tanpa transfer yang berarti dan terus mengandalkan kekuatan pada Steven Gerrard dan Fernando Torres, sulit bagi Rafa Benitez untuk mengulangi catatan musim lalu. Liverpool butuh inspirasi hebat untuk kembali menguasai tampuk pimpinan klasemen. Masih akan bertengger di empat besar, tapi sepertinya gagal mempertahankan peringkat kedua klasemen akhir.

Catatan Prestasi
Catatan Prestasi: Lima kali juara Liga Champions (1976/77, 1977/78, 1980/81, 1983/84, 2004/05), Tiga kali juara Piala UEFA (1972/73, 1975/76, 2000/01), Tiga kali juara Piala Super Eropa (1977, 2001, 2005), 18 kali juara Liga Primer (ditambah Divisi Satu lama) (1900/01, 1905/06, 1921/22, 1922/23, 1946/47, 1963/64, 1965/66, 1972/73, 1975/76, 1976/77, 1978/79, 1979/80, 1981/82, 1982/83, 1983/84, 1985/86, 1987/88, 1989/90)

0 komentar:

Posting Komentar